Jenis – jenis Iklan

Berdasarkan tujuannya, iklan dibagi menjadi Comercial Advertising, Corporate Advertising, Public Service Advertising.

Comercial Advertising

Iklan jenis ini bertujuan untuk mendukung kampanye pemasaran suatu produk atau jasa. Iklan ini terbagi menjadi dua:

a.Iklan Strategis

Digunakan untuk membangun merek. Hal itu dilakukan dengan mengkomunikasikan nilai merek dan manfaat produk. Perhatian utama dalam jangka panjang adalah memposisikan merek serta membangun pangsa pikiran dan pangsa pasar. Iklan ini mengundang konsumen untuk menikmati hubungan dengan merek serta meyakinkan bahwa merek ini ada bagi para pengguna.

b. Iklan Taktis

Memiliki tujuan yang mendesak. Iklan ini dirancang untuk mendorong konsumen agar segera melakukan kontak dengan merek tertentu.  Pada umumnya iklan ini memberikan penawaran khusus jangka pendek yang memacu konsumen memberikan respon pada hari yang sama.

Corporate Advertising

Iklan yang bertujuan membangun citra suatu perusahaan yang pada akhirnya diharapkan juga membangun citra positif produk-produk atau jasa yang diproduksi oleh perusahaan tersebut.

Iklan Corporate akan efektif bila didukung oleh fakta yang kuat dan relevan dengan masyarakat, mempunyai nilai berita dan biasanya selalu dikaitkan dengan kegiatan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Iklan Corporate merupakan bentuk lain dari iklan strategis ketika sebuah perusahaan melakukan kampanye untuk mengkomunikasikan nilai-nilai korporatnya kepada Public.

Iklan Corporate sering kali berbicara tentang nilai-nilai warisan perusahaan, komitmen perusahaan kepada pengawasan mutu, peluncuran merek dagang atau logo perusahaan yang baru atau mengkomunikasikan kepedulian perusahaan terhadap lingkungan sekitar.

Public Service Advertising

Iklan Layanan Masyarakat merupakan bagian dari kampanye social marketing yang bertujuan menjual gagasan atau ide untuk kepentingan atau pelayanan masyarakat.

Biasanya pesan Iklan Layanan Masyarakat berupa ajakan, pernyataan atau himbauan kepada masyarakat untuk melakukan atau tidak melakukan suatu tindakan demi kepentingan umum atau merubah perilaku yang “tidak baik” supaya menjadi lebih baik, misalnya masalah kebersihan lingkungan, mendorong penghargaan terhadap perbedaan pendapat, anti narkoba dan sebagainya.

Jenis iklan ini biasanya digunakan untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat umum, yang dibuat oleh suatu lembaga dibidangnya, yang bertujuan mensukseskan program-programnya

Ex. Iklan kampanye lifebuoy “Gerakan Cuci Tangan” dan iklan kampanye “Sumber Air” milik Aqua

Berdasarkan sifatnya, iklan diklasifikasikan menjadi 4 jenis: Iklan Persuasif (Persuasive Advertising), Iklan Informatif (Informative Advertising), Iklan Reminder (Reminder Advertising), dan Iklan penguat

Iklan Informatif (Informative Advertising)

Iklan ini mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:

  • —Bertujuan untuk membentuk atau menciptakan kesadaran/pengenalan dan pengetahuan
  • —tentang produk atau fitur-fitur baru dari produk yang sudah ada.
  • —Menginformasikan perubahan harga dan kemasan produk.
  • —Menjelaskan cara kerja produk.
  • —Mengurangi ketakutan konsumen.
  • —Mengoreksi produk.

Iklan Persuasif (Persuasive Advertising)

—Iklan ini mempunyai cirri-ciri sebagai berikut:
  • —Bertujuan untuk menciptakan kesukaan, preferensi dan keyakinan sehingga konsumen mau membeli dan menggunakan barang dan jasa.
  • —Mempersuasif khalayak untuk memilih merk tertentu.
  • —Menganjurkan untuk membeli.
  • —Mengubah persepsi konsumen.
  • —Membujuk untuk membeli sekarang.

Iklan Reminder (Reminder Advertising)

Iklan ini mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:

  • —Bertujuan untuk mendorong pembelian ulang barang dan jasa.
  • —Mengingatkan bahwa suatu produk memiliki kemungkinan akan sangat dibutuhkan dalam waktu dekat.
  • —Mengingatkan pembeli dimana membeli produk tersebut.
  • —Menjaga kesadaran akan produk (consumer’s state of mind).
  • —Menjalin hubungan baik dengan konsumen.

Iklan Penguat

Sifatnya menguatkan.  Iklan penguat bertujuan untuk meyakinkan konsumen bahwa mereka telah membuat pilihan yang tepat.

Fungsi periklanan

Menurut Basu S Wastha dan Irawan (2000) dalam bukunya Manajemen Pemasaran Modern, ada beberapa fungsi periklanan antara lain:

Memberi informasi

Periklanan dapat menambah nilai suatu barang atau jasa dengan memberikan informasi kepada konsumen. Nilai yang diciptakan oleh periklanan ini disebut faedah informasi.

Dengan demikian periklanan menyediakan alat bagi penjual dan pembeli untuk memberitahukan kepada pihak-pihak lain tentang kebutuhan mereka, sehingga kebutuhan dan keinginan dapat dipenuhi dengan mengadakan pertukaran yang memuaskan.

Membujuk atau mempengaruhi

Sering periklanan tidak bersifat memberi tahu saja tetapi juga membujuk kepada konsumen potensial, dengan menyatakan bahwa suatu produk yang dihasilkan lebih baik daripada produk lain.

—

Menciptakan kesan

Dengan sebuah iklan, seseorang akan mempunyai kesan tertentu tentang apa yang diiklankan. Untuk itu pemasang iklan harus melakukan perencanaan yang sebaik-baiknya tentang warna, bentuk serta gaya yang menarik minat konsumen.

Memuaskan keinginan

Periklanan merupakan komunikasi yang efektif bagi penjual dalam memberikan informasi tentang produk yang dapat memuaskan keinginan dan kebutuhan konsumen.

—

Sebagai alat komunikasi

Periklanan merupakan alat untuk membuka komunikasi dua arah antara penjual dan pembeli sehingga dapat menimbulkan transaksi penjualan.

Dalam hal ini komunikasi dapat menunjukan cara-cara mengadakan pertukaran yang saling memuaskan.  Bagi pihak produsen mendapatkan keuntungan sedangkan bagi pihak konsumen mendapatkan nilai guna dari produk yang dikonsumsi.

—

Fungsi iklan dalam pemasaran adalah memperkuat dorongan kebutuhan dan keinginan konsumen terhadap suatu produk untuk mencapai pemenuhan kepuasannya. Agar iklan berhasil merangsang tindakan pembeli, menurut Djayakusumah (1982:60) setidaknya harus memenuhi kriteria AIDCDA yaitu:

Attention : mengandung daya tarik
Interest : mengandung perhatian dan minat
Desire : memunculkan keinginan untuk mencoba atau memiliki
Conviction : menimbulkan keyakinan terhadap produk
Decision : menghasilkan kepuasan terhadap produk
Action : mengarah tindakan untuk membeli

Referensi:

—http://www.denbagus.com/jenis-jenis-iklan-berdasarkan-tujuannya/
—http://www.iramavisual.com/index.php?option=com_zoo&task=item&item_id=96&Itemid=2
—http://onlymasagus.blogspot.com/2010/02/jenis-iklan-dan-contohnya.html
—http://www.obrolin.com/showthread.php?t=44487
—http://dimdimdikecapin.wordpress.com/2010/12/14/fungsi-iklan-tugas-softskill/
About these ads